dari kecil saya mendengar banyak cerita berbagai versi mengenai dimana keberadaan Allah. ada cerita masa kecil yang bilang kita akan bertemu Allah di surga. cerita yang membuat saya percaya (waktu itu) Allah berada di surga. Lalu pemahaman Allah berada di mana-mana diajarkan ketika saya sekolah. Tapi, budaya di Indonesia seringkali mengatakan “gimana yang di atas”, atau berdo’a sambil menengadahkan kepala dan mengangkat tangan seakan Allah berada di atas langit.
meskipun pada akhirnya kita tidak akan pernah tahu dimana sebenarnya Allah berada, saya punya pemahaman sendiri soal dimana Allah. Dan hal ini yang membuat saya lebih nyaman untuk merasa berkomunikasi dengan-Nya. pemahaman ini didasarkan pada sebuah hadist yang berkata
“Allah berada dimana-mana” dan “Allah berada lebih dekat dari urat nadi”
Dimana itu? jawabannya cuma satu… salahsatunya, Allah berada di lubuk hati kita sendiri, atau biasa disebut qolbu oleh AA Gym dkk, atau Deep in your heart kalo bahasa orang bule, atau jero hate bahasa jermanya mah
Allah Maha Tahu, dan Allah mengerti betul apa yang kita rasakan dan kita pikirkan karena Allah berada dalam diri kita sendiri. Ketika kita bingung, kita sholat istikharoh untuk digerakan hatinya, atau mengerti lewat mimpi, karena Allah berada di dalam diri kita. Tidak ada tempat untuk bersembunyi, karena Allah berada di dalam diri kita. tidak perlu ada kata TAKUT, karena allah berada dalam diri kita.
“follow your heart, because Allah that in your deepest heart” -R.D.-